aprie van luden knowledge

Tips Untuk Para Audio Editor Pemula

Seringkali kita ingin menuangkan kreatifitas bermusik kita utamanya bagi band2 Indie yang baru terbentuk. Akan tetapi dibutuhkan equipment yang sangat mahal untuk bisa mendapatkan hasil yang maksimal. Nah gimana mendapatkan hasil yang lumayan dengan menggunakan software yang biasa, dan komputer yang hanya pentium III atau IV. Berikut ini beberapa tips yang dapat kamu gunakan.

Gunakan Sound card 24 bit

Untuk urusan suara (audio), diperlukan sampling rate atau istilahnya kualitas suara yang lumayan standar untuk mendapatkan dinamika suara yang lebar dan enak didengar. Untuk itu disarankan menggunakan Sound card 24 bit semisal Sound Blaster Value yang harganya sekitar 300 ribuan.

Vokal harus ditengah..
Sebagian audio editor yang baru mulai karier, :D , memindahkan suara agak kekiri atau kekanan dengan tujuan untuk menghasilkan suara stereo yang enak didengar. Salah Besar !!. Usahakan vokal tetap ditengah, suara bass dan ketukan bass tetap ditengah, gitar rythim digeser sedikir ke kiri, dan melody sedikit agak ke kanan. Untuk Pengaturan Suara symbal dan snare itu terserah anda.

Adobe Audition 3.0
Software diatas digunakan untuk mengedit suara hasil rekaman. Setahu saya band2 Indie yang low budjet menggunakan teknik single linein recording atau merekam suara one by one. Lumayan Lama Sech, tapi apa boleh buat. Setelah satu persatu suara direkam dan disimpan dalam bentuk RAW Audio File ( WAV uncompressed ). Barulah Audition berperan dalam mencampur semua suara2 rekaman untuk selanjutnya di jadikan mp3.

Gunakan PlugIn / Effect Audio yang tepat
Seringkali kita mendengar suara yang hingar bingar dari rekaman rumahan yang sangat mengganggu telinga. Biasanya efek ini timbul karena kita terlalu berlebihan dalam menambahkan Efek Suara sebagai penghalus suara asli. Yang tepat biasanya gunakan Efek Echo yang kecil, tambahkan efek Reverb, dan usahakan membagi bidang suara antara yang sebelah kiri dan kanan seimbang.
Untuk hasil yang lumayan bagus gunakan Adobe Audition Plugin yang banyak dipasaran antara lain yang bagus adalah Izotope Ozone, Izotope Trash, Izotope Spectron.

Bila Tidak Punya Drum, gunakan FruityLoop sebagai drum synthesisernya.

Hal terakhir rajin-rajin mengasah feeling untuk mendengarkan detail dari sebuah rekaman audio, apa saja bunyi yang dihasilkan dan apa saja kira2 efek yang digunakan.

Masih ada banyak lagi yang mau qw sharingg tapi ngantukkkk … tidur dulu. see yach




Recent Articles :

If u like this post, leave a comment :